Pinjaman uang tunai kerap kali mendapatkan sitgma negatif. Padahal jika dilihat dari sudut pandang lain, fintech menjadi salah satu bukti bahwa perkembangan digital dalam bidang ekonomi berkembang pesat dari sebelumnya.

Bayangkan proses pinjaman yang dulu perlu waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan berhasil di disrupsi oleh beberapa fintech dengan waktu yang singkat kurang dari 24 jam dengan mengikuti regulasi yang ketat dari Otoritas Jasa Keuangan.

Memang harus diakui ada perbedaan bunga yang lebih besar dibandingkan dengan perusahaan konvensional. Hal tersebut amat lumrah sebagai konsekuensi teknologi yang digunakan seperti machine learning serta pengembangan logic agar tetap memenuhi regulasi yang ada. Hal yang menjadi tantangan tersendiri bagi beberapa fintech di Indonesia.

Lalu apa saja sih kelebihan lain yang ditawarkan oleh pinjaman uang tunai secara online ini? Simak ulasannya sampai akhir seperti berikut ini;

Proses cepat dan mudah

Tidak bisa dimungkiri bahwa proses serta persyaratan pengajuan pinjaman lewat fintech jauh lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan Lembaga keuangan konvensional. Inilah yang menjadi salah satu alasan utama mengapa masyarakat cenderung mengandalkan fintech saat butuh dana darurat, karena butuh yang langsung cair dengan syarat cukup KTP saja.

Inilah yang kemudian ditawarkan oleh beberapa fintech. Sebut saja seperti Kredifazz. Fintech yang sudah terdaftar di OJK ini menawarkan bunga pinjaman yang kompetitif sebesar 0.3% per hari. Jauh lebih rendah dibandingkan dengan standar Asosiasi Fintech dan Pendanaan Bersama Indonesia yang mematok bunga harian paling tinggi sebesar 0.8%.

Variasi produk dan pinjaman

Produk-produk fintech perlu diakui cukup inovatif. Sehingga membuat Lembaga konvensional pun ikut menirunya. Contoh sederhana saat ini sudah banyak fintech yang dapat memberikan kemudahan transaksi lebih seamless secara online maupun offline.

Terlebih saat ini masyarakat sudah terbiasa dengan penggunaan dompet digital. Sehingga pada akhirnya masyarakat mulai menerima inovasi tersebut. Pinjaman bisa disesuaikan dengan kondisi finansial. Beberapa bahkan menawarkan tenor yang lebih fleksibel sehingga tidak membebani debitur terlalu berat.

Bisa untuk Dana Darurat

Kondisi pandemi justru membuat pinjaman uang tunai menjadi popular, baik yang konvensional maupun yang sudah menerapkan teknolgi seperti Kredifazz.

Dengan syarat KTP saja, kamu sudah bisa mengajukan pinjaman untuk dana darurat sekalipun lewat Kredifazz. Limit yang diberikan bisa hingga Rp3 juta per member. Harapan ini bisa menjadi peluang untuk membuka usaha juga.

Pengaturan keuangan dalam satu aplikasi

Pengaturan keuangan pun menjadi lebih mudah dan terkontrol dalam sebuah aplikasi. Alur pinjaman hingga pelunasan juga jelas. Sehingga pencatatan transaksi juga lebih dimudahkan dengan adanya aplikasi keuangan saat ini.

Malahan ada juga aplikasi yang bisa digunakan untuk membeli pulsa, membayar berbagai jenis tagihan, hingga menggunakannya untuk belanja secara online maupun offline.

Persetujuan dan konfirmasi lebih cepat

Hal terakhir yang membuat pinjaman uang tunai online lebih unggul adalah proses persetujuan dan konformasi yang lebih cepat dibandingkan dengan Lembaga keuangan konvensional. Poin ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para debitur. 

Beberapa orang yang bekerja sebagai freelance pun bisa mendapatkan akses kredit yang lebih besar dengan hadirnya pinjaman uang tunai online. Karena sebelumnya lembaga keuangan konvensional tidak mau mengambil risiko dan hanya memperbolehkan bagi para karyawan. Sementara saat ini banyak yang bisa hidup tanpa harus bekerja sama orang lain alias menjadi pengusaha bahkan bisa membuka lapangan kerja.